Melayu dan Malayu




METROTALENTA.COM.-Sejauh ini, pembahasan tentang Melayu tiada habis di bicarakan para pakar sejarah, karna deskripsi yang di suguhkan tentang Melayu itu sendiri tidak lengkap dan menyebabkan kaidah yang multi tafsir dalam membuat defenisi tentang Melayu di bumi Melayu itu sendiri, 


Yang terbaru adalah adanya pakar dari Minangkabau yang berupaya membuat penjelasan tentang adanya perbedaan antara MELAYU dengan MALAYU , 

  Menurut sang ahli, MELAYU adalah BANGSA Sedangkan MALAYU adalah suku, berikut penjelasan nya : 


MELAYU adalah sebuah kelompok etnis dari orang-orang Austronesia terutama yang menghuni Semenanjung Malaya, seluruh Sumatra, bagian selatan Thailand, pantai selatan Burma, pulau Singapura, Borneo pesisir termasuk Brunei, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sarawak dan Sabah pesisir, Filipina bagian barat dan selatan, dan pulau-pulau kecil yang terletak antara lokasi ini — yang secara kolektif dikenal sebagai "Dunia Melayu". Lokasi ini sekarang merupakan bagian dari negara modern Malaysia, Indonesia, Singapura, Brunei, Burma, Thailand, dan Filipina.


sedangkan : 


MALAYU  adalah salah satu suku (klan) yang tergolong banyak populasinya dalam kelompok suku Minangkabau. Suku Malayu sudah semenjak lama diakui sebagai bagian dari suku bangsa Minangkabau itu sendiri. Mereka menganut adat Minangkabau yang matrilineal, mempunyai pemuka-pemuka adat atau penghulu yang disebut Datuk dan hidup bersuku-suku menurut garis ibu. Kalau mereka ditanya, mereka tentu akan menjawab bahwa mereka adalah orang Minang atau orang Padang, bukan orang Melayu di luar Minang seperti Melayu Riau, Melayu Jambi, Melayu Bengkulu, Melayu Palembang, Melayu Malaysia dan Melayu-melayu lainnya. Suku Malayu umumnya menganut adat Lareh Koto Piliang, tetapi ada pula yang memadukan kedua sistem adat di Minangkabau yaitu Lareh Koto Piliang dan Lareh Bodi Caniago tergantung di nagari mana mereka tinggal.


Disinilah rancu nya , semakin terbuka informasi secara global semakin banyak pula sketsa baru yang muncul ketika memahami tentang Melayu, 

Padahal penelitian yang sudah berlaku menunjukan bahwa suku MALAYU di Minangkabau itu sendiri berasal dari Melayu luar wilayah Minangkabau yang datang ke wilayah Minangkabau bersamaan dengan pemindahan pemerintahan Kerajaan Malayu Darmasraya ke pedalaman Minangkabau di Pagaruyung dan menerima pengakuan sebagai orang Minang sehingga mereka bersuku sebagaimana suku-suku di Minangkabau. Dipercaya Suku Malayu dibawa dan didorong oleh Adityawarman untuk menyebar ke seluruh wilayah Minangkabau bersama suku Minang lainnya.


Walaupun Pendapat lain menyatakan hal sebaliknya, dimana suku Melayu Minangkabau inilah yang merupakan nenek moyang Suku Minangkabau. Jika dilihat dari sejarah, Minangkabau tidak pernah disebut dalam sejarah Sumatra kuno kecuali nama Moloyou yang tak lain adalah Melayu. Dan memang wilayah adat Minangkabau terletak berdekatan dengan wilayah pusat Kerajaan Melayu, yaitu di hulu Batang Hari, Jambi.

Dalam perjalanan sejarah, banyak orang Minangkabau yang merantau ke berbagai wilayah luar Minangkabau dimana sebagian wilayah itu adalah wilayah Melayu. Dan karena prinsip orang Minang "Dimana bumi dipijak disana langit dijunjung", para perantau Minang ini banyak yang kemudian melebur kedalam adat suku setempat yang ditandai dengan hilangnya perhatian mereka pada asal usul suku (klan atau marga) mereka sewaktu di Minangkabau dan tak jarang orang Minang menjadi Melayu.


Mari mengkaji :  RAS 


Jika diikuti teori Proto dan deutro Melayu , para pakar menyebut bahwa ras Melayu sejatinya adalah ras murni seperti orang2 Batak , Toraja, Sakai ( orang Asli) dll kemudian berakulturasi membentuk ras baru pada era duutro Melayu, 

  Walaupun kajian ini masih di perdebatkan oleh pakar geneologi dan ras tapi acuan secara umum sudah terkontruksi dan di yakini oleh pakar lainnya sebagai tren pembahasan tentang Melayu, 

Kemudian muncul distorsi sejarah seperti orang sakai yang mengaku dari Pagaruyung jika di telisik lebih dalam dgn kajian Proto dan deutro Melayu ini adalah sebuah kekacauan logika, Sakai yang notabene Proto Melayu berasal dari Minangkabau yg deutro Melayu, dan masih banyak contoh lain , 


Terakhir,


Melayu itu adalah RUMPUN, 

Rumpun yang menunaskan rumpun baru dengan berbagai variasi etnis bahasa dan ras

Didalamnya terdapat bangsa bangsa dgn berbagai kerajaan dan sistim pemerintahan 

Yang juga di dalamnya ditumbuhi adat istiadat yang beragam rupa dengan sistim kekerabatan yang berbeda beda, 

Itulah Melayu 


( Analisa pribadi dari berbagai sumber)

Al Hagi

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.metrotalenta.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Mairizal, SH