Komnas HAM RI Sulteng Sangat Prihatin dengan Kasus Pembunuhan Trans Levonu Dusun Lima Tokelemo Desa Lembantongoa





Sulteng,MT.-Pembunuhan warga Trans Levonu Dusun 5  Tokelemo Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Jumat pagi, 27 November 2020.Peristiwa pembunuhan dibarengi dengan pembakaran rumah penduduk di Trans Levonu Dusun 5  Tokelemo Desa Lembantongoa yang terjadi, jumat 27 November 2020 sekitar pkl. 07.30 di duga kuat dilakukan oleh Kelompok MIT yang dan mengakibatkan 4 orang Meninggal dunia, sungguh satu perbuatan yang memprihatinkan dan sangat mengusik rasa kemanusiaan kita, bahkan rasa kemanusiaan semua manusia yang ada dimuka bumi. Perbuatan atau tindakan tersebut sungguh sangat jauh dari ajaran agama apapun yang ada di muka bumi, tidak terkecuali agama islam itu sendiri, apalagi dilihat dari aspek ajaran yang terkandung dalam Islam, dimana dia (Islam) diturunkan sesungguhnya rahmat bagi seluruh sekalian alam. 

Untuk itu Komnas HAM-RI Perwakilan Sulteng menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas peristiwa yg terjadi di Dusun 5 Desa Lembantongoa, pada jumat pagi tgl 27 November 2020.  Apalagi serangkaian tindak kekerasan dan/atau pembunuhan dibarengi dengan pembakaran rumah2 warga tersebut dilakukan pada saat seluruh umat manusia dibelahan Bumi ini sedang menghadapi situasi yang tidak kalah memprihatinkan, yakni situasi Pandemi Covid.


Oleh karenanya, terhadap apa yang terjadi jumat pagi didusun 5 Desa Lembantongoa tersebut, Komnas HAM-RI Perwakilan Sulteng menyampaikan hal-hal sebagai berikut:


Pertama : Mengutuk keras pelaku pembunuhan dibarengi pembakaran rumah warga Trans Levonu Dusun 5  Tokelemo Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi;


Kedua : Menghimbau dan atau menyeruhkan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk tidak terprovokasi atas tindakan biadab yang sama-sekali tidak mencerminkan suatu ajaran agama apapun serta sangat jauh dari nilai-nilai kemanusiaan bahkan terhadap apa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga kuat adalah kelompok MIT sesungguhnya telah merendahkan martabat kemanusiaan itu sendiri;


Ketiga : Menghimbau kepada aparat penegak hukum, khususnya aparat kepolisian dan Satuan Tugas ( satgas) Tinombala untuk segera mengambil langkah dan tindakan yang dipandang penting dan strategis terkait upaya pengungkapan, pengejaran dan/atau perburuan para pelaku secara serius, tanpa kenal lelah, dengan senantiasa tetap memperhatikan standar operasional prosedur serta sikap dan tibdakan yang profesional, khususnya aparat yang tergabung dalam Satgas Tinombala, patut di ingat, Negara tidak boleh kalah oleh tindakan kejahatan dalam bentuk apapun, tidak terkecuali bagi pelaku Teror yang tergabung dalam MIT. Tidak ada ruang dan tempat bagi pelaku teror di begeri ini.


Palu, 28 November 2020,

Komnas HAM-RI Perwakilan Sulteng;


DEDI ASKARY

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.metrotalenta.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Mairizal, SH